Kembali Indonesian Fashion Chamber (IFC) Chapter Bali Menggelar Bali Fashion Trend 2019 Untuk ke-Empat Kalinya.

GATRADEWATA.COM || Seminyak, 28 April 2018.

Bali merupakan salah satu destinasi wisata yang banyak dikagumi turis lokal maupun mancanegara. Selain keindahan alam yang elok, Bali juga memiliki begitu banyak potensi bisnis baik di bidang pariwisata maupun di bidang lainnya. Salah satu potensi kekayaan Bali adalah di bidang fesyen. Begitu banyak bisnis fesyen yang berkembang di Bali baik perorangan maupun industri berskala besar untuk kebutuhan ekspor. Selain kedua pasar tersebut, yang juga tidak bisa dilupakan adalah pasar lokal di Bali sendiri. Para pecinta mode Bali juga tidak kalah antusiasme nya dengan tamu-tamu lokal dan asing. Selain dengan cara membeli produk jadi yang ditawarkan, mereka juga banyak memesan langsung kepada para perancang busana yang ada di Bali.

Melihat potensi yang ada tersebut, kembali Indonesian Fashion Chamber (IFC) Chapter Denpasar untuk ke empat kalinya mengadakan acara Bali Fashion Trend 2019 dengan tema “look to East” dengan mengundang sekitar 40 perancang yang akan menggelar karya-karya terbaik mereka selama 3 hari yaitu dari tanggal 11-13 Mei 2018. Dan pada hari ini, Sabtu tanggal 28 April 2018 dilaksanakan press conference dengan mengundang media-media, pengusaha rumah mode, pemerhati fesyen, penikmat mode, perancang busana di TS Suite Hotel jalan Nakula Seminyak Bali sekaligus pergelaran mini oleh para perancang peserta acara diantaranya perancang muda Weda Githa, Dimas Dwitanto, Ian Diwijaya, Anindra Novitasari, Angeliqa Wu dan juga dari Asosiasi Mode Badung (AMB).

Ali Kharisma sebagai Ketua Indonesian Fashion Chamber dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa akan hadir perancang-perancang dari seluruh penjuru Indonesia untuk mempersembahkan karya terbaik mereka dengan perkiraan trend busana 2019 dan juga para artis Indonesia yang berkecimpung di industri fesyen tanah air dimana satu hari akan dibuat dua slot yaitu sore dan malam hari dan setiap slot diprediksi akan dihadiri oleh 1500-2500 undangan. Dan tahun ini Bank Indonesia memberikan dukungan kepada para pengrajin tenun Bali untuk berkolaborasi dengan para perancang Bali dan yang lainnya dan juga didukung oleh Viva Cosmetics sebagai sponsor make up team yang pada hari ke dua pelaksanaan acara akan mengadakan beauty class serta sponsor lainnya yang mendukung acara yaitu Bintang Harapan Kurnia, pelopor kain yang ramah lingkungan.

Bali Fashion Trend 2019 tidak hanya ajang terbaik untuk para perancang mempersembahkan karya-karya terbaru mereka tetapi juga tempat yang tepat dimana para pelaku industri mode bisa saling bertemu dan menjalin hubungan kerja sama. Dan tentu saja Bali Fashion Trend 2019 sudah ditunggu-tunggu oleh sosialita dan pecinta mode di Bali dan seluruh Indonesia. Tempat acara berlangsung seperti tahun sebelumnya adalah di TS Suites Hotel yang memiliki tempat yang sangat indah dan komplit untuk menyelenggarakan acara Bali Fashion Trend 2019. Dukungannya di tahun ke empat bagi dunia fashion Bali sangat membantu Indonesian Fashion Chamber dalam menyelenggarakan Bali Fashion Trend dari tahun ke tahun. Ditunggu kehadirannya untuk menjadi saksi mata perhelatan karya-karya luar biasa para perancang Indonesia untuk bersaing di kancah internasional. <ydj>