Gatra Dewata

Ringan, Cerdas dan Tajam

Bupati Giri Prasta Terima Audiensi Yayasan Bakti Pertiwi Jati

GATRADEWATA.COM||MANGUPURA, – Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, berkomitmen untuk menjaga Bali dan warisan leluhur yang dimilikinya terlebih lagi situs-situs kuno yang ada di Bali. Hal ini ditegaskan Bupati Giri Prasta saat menerima audensi pengurus Yayasan Bakti Pertiwi Jati (BPJ), Jumat (14/6), di Rumah Jabatan Bupati Puspem Badung.

Dalam audensi tersebut, Bupati Giri Prasta menyampaikan apresiasi keberadaan Yayasan BPJ yang terbentuk atas keterpanggilan hati dan memiliki tujuan mulia melestarikan situs-situs kuno. Ia mendukung keberadaan yayasan ini atas komitmennya di dalam menjaga peninggalan atau tetamian para leluhur orang Bali. Menurutnya, apa yang dicita-citakan BPJ sesuai dengan programnya sebagai Bupati Badung dalam bidang budaya yakni ngewaliang wed untengne Bali.

Giri Prasta juga mengatakan, pihaknya siap mendukung program-program dari Yayasan BPJ ke depan termasuk dalam hal pendanaan. Apalagi yayasan ini juga sudah melengkapi diri dengan badan hukum dari Kemenkumham. Diharapkannya BPJ segara menyusun skala prioritas dari program kerja yang akan dijalankan sehingga ia pun bisa menentukan program mana saja yang bisa dibantu. “Semoga apa yang dilaksanakan Yayasan BPJ bisa bisa terwujud dan kami dari Pemerintah Kabupaten Badung akan men-support penuh di dalam pelaksanaannya,” ujarnya.

Bupati Giri Prasta juga berharap Yayasan BPJ bisa memberikan pendampingan kepada Dinas Kebudayaan di dalam kegiatan restorasi pura yang merupakan cagar budaya sehingga apa yang menjadi warisan budaya bisa dipertahankan tanpa merubah struktur awal dari bangunan. Selain itu, BPJ diharapkan mampu mencetak dharma duta-dharma duta yang akan mampu menyebarluaskan pemahaman atau tatwa terkait situs-situs yang ada disertai kajian terhadap hal tersebut.

Sementara itu, Ketua Yayasan BPJ, I Made Pujana, menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan Bupati Giri Prasta untuk menyukseskan program yayasan ini. Pria yang akrab disapa Guru Adi ini menjelaskan, BPJ memiliki misi mendata dan mengkaji pengetahuan leluhur dari situs-ritus untuk bisa teraplikasikan kepada generasi sekarang dan generasi selanjutnya. Untuk itu, BPJ akan terus turun ke lapangan melakukan pendataan terhadap situs dan ritus yang ada di Bali.
Ia mengatakan, ada beberapa program kerja yang ingin dilakukan BPJ ke depan. “Dalam waktu dekat, kami ingin mengadakan FGD (focus group discussion, red) mengenai situs-situs kuno di Bali. Kami ingin membuat modul terkait situs pura berdasarkan pendataan ke lapangan. Kami ingin mencetak orang-orang yang mempunyai kemampuan untuk memaparkan tatwa terkait situs dan ritus ini,” jelas Guru Adi.

Wakil Ketua Yayasan BPJ, I Nyoman Ardika, menambahkan, dalam audiensi ini pihaknya juga menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada Bupati Badung terkait pelaksanaan Pameran Situs dan Ritus Tatatan Peradaban Bali yang berlangsung di Denpasar, bulan lalu. Dimana dalam pameran tersebut, Bupati Giri Prasta memberikan dukungan dana sebesar Rp75 juta. “Terima kasih kepada Bapak Bupati yang telah men-support dan mendukung penuh pelaksanaan pemeran perdana kami,” ucap pria yang familiar dengan sapaan Sengap ‘Clekontong Mas’ tersebut. (INN.W / Gd)