Penampilan Perdana Hafiz Syahrin Melebihi Harapan

GatraDewata.Com – Hafiz Syahrin mencetak poin pada debutnya di kelas primer MotoGP Qatar minggu lalu.

Ia diboyong oleh tim Monster Yamaha Tech3 hanya sebulan sebelum musim ini bergulir. Pada sesi kualifikasi ia menempati posisi 15 dan – dengan sedikit gugup sesuai klaim dari petinggi tim – melakukan permulaan yang bagus.

“Saya punya bos yang baik, Herve Poncharal, yang sangat ramah dan suka bergurau. Ini sangat membantu untuk tidak stress atau gugup.” Kata Syahrin.

“Dia mengatakan, ‘nikmati aja, jangan stress, ini adalah balapan pertamamu jadi cobalah untuk mengerti semuanya, jangan terlalu gugup’. Saya memahaminya sebgai motivasi dan itulah kenapa saya bisa mencetak poin pada balapan pertama ini.Saya sangat berterimakasih kepadanya.” Lanjutnya.

“Saya pikir saya akan sedikit ketakutan, tapi ketika lampu merah padam tiba – tiba rasa percaya diri saya muncul. Saya bisa mengontrol start. Ini lebih mudah daripada Moto 2! Saya melakukan start yang bagus, tidak buruk, hanya sedikit mengangkat di bagian depan.”

Tapi pembalap 23 tahun itu merasakan takut di tikungan pertama.

“Saya hampir menyentuh bannya Lorenzo, hampir saja terjatuh. Saya beruntung bisa menyelamatkan motor saya,” ungkap Syahrin yang menempati posisi 17 pada putaran pertama.

Setelah berjuang dengan posisi itu untuk beberapa putaran, Syahrin mampu melewati pembalap Aprilia Scott Redding pada putaran ke empat dan naik dua posisi lagi setelah Lorenzo dan Alex Rins terjatuh di pertengahan lomba.

“Saya menyalip Redding dan beberapa pembalap lainnya dan tetap di posisi 14 untuk kurun waktu yang panjang, tapi pada pertengahan lpomba saya mencoba mengganti settingan elektronik untuk menghemat ban belakang.” kata Syahrin.

“Saya senang dan bangga pada diri saya karena target saya awalnya hanya bisa menyelesaikan lomba di posisi 20 besar.” terangnya sambil tersenyum. “Akhirnya saya mencetak poin walaupun tidak banyak pembalap yang jatuh dan saya bisa mengamankan posisi 14 itu.

“Saya sangat menikmati balapan ini karena saya tidak berpikir bisa bertarung dengan mereka. Saya pikir saya akan tertinggal sangat jauh dibelakang pada awal balapan baru kemudian mengejar sedikit demi sedikit. Tapi nyatanya saya mampu berada di posisi itu.

“Dua poin ini untuk tim saya dan saya akan coba untuk meningkatkannya lagi. Saya berjanji untuk latihan sekeras mungkin sehingga saya jadi lebih baik lagi di setiap balapan.

“Hubungan saya dengan tim sangat baik, selalu bergurau dengan para mekanik, yang juga memberikan saya kepercayaan diri lebih lagi dan mengurangi stress. Saya sangat menikmati menjadi bagian dari tim ini.” tutupnya sumringah.<swn>

Photo courtesy motogp.com