Sosialisasi Bahaya Narkoba di Mall Park 23

GatraDewata.Com, Denpasar – Youth PGPI Bali bekerjasama dengan BNNP Bali mengadakan Sosialisasi Bahaya Narkoba di Park23 Mall, Tuban. Acara digelar hari ini, Senin, 12 Maret 2018 jam 6 petang.

Acara diawali dengan sambutan oleh ketua PGPI Bali, bapak Pendeta Jonathan, dan perwakilan dari Park 23 yaitu bapak Tony.

Seluruh peserta diajak menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum dilanjutkan dengan acara inti yang dibawakan oleh pihak BNN, bapak I Gede Putra Wiguna, S.Pt.

Pak Gede menjelaskan seluk beluk narkoba mulai dari definisi, jenis dan dampak yang potensial ditimbulkan bagi pengguna. Ditambahkannya jika Indonesia sudah memasuki zona darurat narkoba. Dari sekitar 5 juta pengguna aktif, setidaknya 5 orang meninggal setiap harinya.

Kabar baiknya, sesuai data BNN 2016, pengguna narkoba di Bali turun sekitar 11.9% di tahun 2017. Untuk saat ini Bali menduduki peringkat ke 23 nasional dalam ancaman penyalahgunaan narkoba.

Dijelaskan juga bahwa modus penyeluduan narkoba dilakukan dengan berbagai cara, misalnya menyembunyikan barang haram itu di area vital, lewat peralatan selam hingga hal – hal lain yang cukup rapi.

Acara yang digagas oleh anak – anak muda dari kalangan PGPI ini sangat di apresiasi oleh pihak BNN Bali. Hal ini, dikatakannya, merupakan salah satu prasarana BNN dalam misinya memberantas penyalahgunaan narkoba. Disamping itu juga, BNN juga sudah melakukan penetrasi ke sekolah – sekolah dengan menyisipkan materi narkoba ke dalam kurikulum pendidikan.

Antusiasme peserta ditunjukkan dengan banyaknya pertanyaan yang diaajukan setelah sesi presentasi usai.

Salah satu peserta, seorang pendeta, menanyakan sejauh mana perlindungan pemerintah terhadap pelapor penyalahgunaan narkoba. “Data diri pelapor akan dirahasiakan oleh pihak BNN karena semua prosedur dilakukan secara rahasia” tutup pak Gede lugas. <swn>