REUNI ANGKATAN PERTAMA SD INPRES 4 SEMBUNG ,MENGWI,BADUNG

ALUMNI SD

GATRADEWATA.COM| Jumat, 30 December 2017. Reuni adalah merupakan saat ataupun moment yang sangat di tunggu tunggu oleh para alumni hampir di seluruh sekolah dari tingkat SD sampai dengan Perguruan Tinggi. Karena dengan kegiatan ini kita bisa mengenang masa masa indah, suka duka saat kita sekolah serta kenangna manis yang kita rasakan saat sekolah dan yang paling penting adalah menjalin tali silaturahmi, bisa bertemu dan berkumpul dengan Bapak – Ibu Guru yang telah membesarkan kita .

Gagasan kegiatan Reuni muncul seketika dari ide ide spontanitas melalui medsos, WhatsApp, Facebook, yang di prakarsai oleh tiga sekawan yaitu: Luh de Gangga Dewi, Gung De Suadnyana dan Ni Made Astiti ), Ide reuni ini berlanjut dengan membuat Group WhatsApp dengan Nama: ALUMNI SD INPRES, anggotanya seluruh alumni SD Impres no 4 sembung Angkatan I, ternyata mendapatkan respon positip dan antusias.

Dan tibalah saat yang berbahagia dan di tunggu tiba yaitu Pada Hari Jumat, 30 December 2017 . Reuni Alumni Angkatan I (Pertama) SD (Sekolah Dasar) Inpres No 4 Sembung Mengi Badung Terselenggara, dengan Tema yang sangat sederhana yaitu “SEKALI SAHABAT TETAP SAHABAT”. Ujar sang ketua Panitya Alumni IWayan Suda yg salah satu alumni SD Inpres yg mengabdi di salah satu BUMN (Badan Usaha Milik Negara) ternama yaitu PLN (Perusahaan Listrik Negara).

Yang tak kalah menariknya juga adalah saat pesan dan kesan dari alumni yang mana di wakili oleh IKetut Adnyana, dimana ketut ini adalah salah satu alumni yang patut dibanggakan karena satu satunya alumni yang telah memperoleh gelar PROFESOR di salah satu Universitas ternama di negeri ini yaitu Institut Teknologi Bandung  (ITB). Pak Prof inilah juga yang menyumbangkan ide tema dalam reuni ini yaitu : SEKALI SAHABAT TETAP SAHABAT.

SD IMPRES 1

Juga yang menjadi kenangan dari Pesan dan Kesan dari salah satu guru Favorit SD Inpres no 4 Sembung adalah Kesan dari Bapak Wiryana yaitu seorang Guru Matematika yang sangat ditakuti sekaligus disegani oleh alumni SD Inpres yaitu beliau mengibaratkan dirinya ibarat sebuah batang tonggak Penyangga sayuran kacang panjang, walaupun semakin hari tonggak semakin rapuh tapi dia tetap tegar menyangga tumbuh suburnya sayuran pohon kacang yang semakin rimbun dan si tonggak penyangga tidak pernah mengeluh dengan beratnya tumbuhan sayuran kacang tersebut .intinya beliau sangat Bangga sudah bisa mendidik dan menberikan sumbangsihnya tanpa rasa pamrih

Diakhir kata seluruh alumni dengan rasa haru mengucapkan rasa bersyukur dengan sebuah kalimat: GURU ADALAH PAHLAWAN TANPA TANDA JASA .GURU ADALAH PAHLAWAN TANPA SOROT LAMPU PANGUNG,   NAMUN KEBERADAANYA SANGAT NYATA. ( INN.W)