Menkopolhukam Wiranto Buka Rakornas XIII KMHDI di Bali

Menkopolhukam berfoto bersama setelah membuka Rakornas

Menkopolhukam berfoto bersama setelah membuka Rakornas


GATRADEWATA-Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Jenderal TNI (Purn.) Dr. H. Wiranto, S.H. membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) XIII Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI), yang berlangsung di Gedung Ksirarnawa Art Center Denpasar Bali, Kamis (31/8/2017).

Menurut Wiranto, pembinaan ideologi Pancasila perlu diperkuat, karena ada dua alasan. Pertama PesatnyaGlobalisasi menyebabkan  penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat makin luntur. Dan kedua banyaknya arus informasi yang masuk dapat menyebabkan bangsa Indonesia melupakan jati dirinya.

“Ada ancaman-ancaman yang dihadapi Negara saat ini dan ancaman itu sangat berbeda dengan zaman dulu yang ancamannya konvensional kearah militer. Namun saat ini ancaman baru yang lebih fatal yaitu terorisme, narkoba, human trafficking, radikalisme, separatism, pornografi, illegal logging, serangan cyber dan mafia perdangangan,” katanya.

Ia menambahkan, saat ini masih ada kesalahan mindset terhadap ancaman itu. Jika ada ancaman maka masyarakat menilainya ancaman itu ancaman militer dan menyerahkan sepenuhnya kepada Polisi dan TNI sehingga rakyat tidak terlibat dalam bela Negara.

Program Bela Negara, jelasnya, bisa melengkapi upaya pemerintah untuk melawan ancaman-ancaman multidimensi terhadap Indonesia, baik dalam bentuk fisik maupun non fisik. Program Bela Negara bisa membangun jiwa patriot dan cinta bangsa untuk melawan ancaman-ancaman tersebut.

“Para pemuda harus merasa memiliki negeri ini. Mari kita tumbuhkan rasa cinta kita kepada NKRI, dengan melaksanakan kewajiban kita dengan lebih baik sesuai tugas dan fungsi kita masing-masing,” jelasnya seraya menyampaikan selamat melaksanakan Rakornas XIII KMHDI.

“Saya yakin KMHDI mencintai Bangsa ini, dan diharapkan bisa menjadi agen perubahan berbangsa dan bernegara ke arah yang lebih baik, namun tetap berdiri kokoh di atas jati diri Bangsa Indonesia sesuai Pancasila dan UUD 1945,” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Bali Drs. I Ketut Sudikerta mengapresiasi pelaksanaan Rakornas XIII KMHDI yang berlangsung di Bali, karena banyak kader KMHDI yang pulang kampong ke tanah leluhurnya.

“Selamat datang dan selamat pulang kampung kepada seluruh kader KMHDI generasi muda Bangsa di pulau Dewata” kata Sudikerta dalam membacakan sambutan Gubernur Bali.

Dalam pembukaan itu nampak hadir Anggota DPD RI Gede Pasek Suardika, ketua umum PHDI Pusat, Danrem, Kapolda Bali, Ketua FA KMHDI, anggota DPRD Provinsi Bali, KPU Bali, perwakilan kelompok Cipayung Plus pusat, beberapa pejabat pemerintahan Provisi dan Kabupaten se-Bali, perwakilan OKP se-Bali, serta ratusan perwakilan KMHDI se-Indonesia.

GWS