Arsip Bali 1928 Hadirkan Volume 6 & 7, Permainan Anak dan Seni Kerauhan

Koordinator Arsip Bali 1928, Marlowe Bandem, foto; GATRADEWATA.com

Koordinator Arsip Bali 1928, Marlowe Bandem, foto; GATRADEWATA.com

GATRADEWATA – Arsip Bali 1928 terus melakukan repatriasi, restorasi kemudian memulangkan artifak-artifak penting terkait seni budaya Bali yang masih berada di luar negeri. Hal tersebut dikatakan Koordinator Arsip Bali 1928, Marlowe Bandem, setelah acara Ngobrol Bareng Arsip Bali 1928, di STIKOM Bali, Renon, Denpasar, Minggu 30 April 2017.

“Tahun ini kami akan menghadirkan volume baru, yakni volume 6 terkait permainan anak dan volume 7 terkait seni-seni kerauhan,” kata Marlowe Bandem.

Upaya repatriasi, lanjutnya harus dilakukan bersama-sama/komunitas berbasis institusi sehingga kedepannya akan lebih banyak lagi artifak yang bisa dipulangkan ke Bali.

“Tentunya tidak hanya dari belahan dari Benua Amerika, Eropa, tetapi khususnya yang terkait dengan Bali dan Belanda,” lanjutnya.

Menurutnya, banyak sekali materi kesejarahan penting tentang Bali ada di Belanda. Terutama terkait Puputan Badung. “Inilah yang kami perjuangkan saat ini,” tutup Marlowe seraya menambahkan, banyak tantangan yang harus dilakukan untuk memulangkan arsip penting tersebut, yakni; komunikasi untuk membangun kepercayaan, karena mereka belum yakin masyarakat Bali mau mengurusnya, arsip ini yakin penting dan stamina untuk melakukan tersebut.

Alt