Kembali Berulah, Polresta Ringkus Residivis Narkoba

Delapan tersangka yang berhasil dibekuk Tim Resnarkoba Polresta Denpasar, foto:istimewa

Delapan tersangka yang berhasil dibekuk Tim Resnarkoba Polresta Denpasar, foto:istimewa


GATRADEWATA – Tim Resnarkoba Polresta Denpasar menciduk delapan tersangka penyalahgunaan narkoba dan salah satunya merupakan residivis narkoba yang kembali berulah.

Tersangka AW (45) yang berprofesi sebagai sopir tinggal di jalan Patimura Denpasar, dibekuk Jumat petang sekitar pukul 19.30 wita, 17 Maret 2017, di jalan Tantular tepatnya di depan depan RS Bros Denpasar berikut barang bukti satu paket yang diduga sabu.

Menurut, Kasat Resnarkoba, Kompol I Gede Ganefo, seizin Kapolresta mengungkapkan, penangkapan tersangka ini berawal dari informasi masyarakat, tentang ada seorang laki laki yang pernah masuk LP kasus narkoba, masih sering mengedarkan dan menggunakan shabu.

“Kami segera melakukan penyelidikan dan pada hari Jumat, 17 Maret 2017, ada laki-laki yang ciri-cirinya sama dengan informasi melintas di TKP dengan gerak gerik yang mencurigakan. Lalu petugas langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka yang diketahui bernama AW,” jelas Ganefo. Kamis, 23/03/2017.

Saat dilakukan penggeledahan, lanjutnya, petugas menemukan satu paket diduga shabu dari saku kiri depan celana yang dipakai tersangka. Dari hasiIl interogasi, residivis narkoba Polda Bali tahun 2007 dan bebas dari LP Kerobokan tahun 2008 ini, mengaku mendapatkan shabu tersebut dari temannya EEN seharga Rp. 200 ribu.

Sementara tujuh tersangka lainnya yang berhasil diringkus, yakni ;YK(26) seorang tukang las dengan barang bukti enam paket shabu, EM(41) interior design yang dibekuk di jalan Tukad Barito Panjer, Denpasar, YW(33) karyawan kafe yang diamankan di Serangan, ISS(32) guide freelance, yang juga residivis kasus pencurian di Polresta Denpasar tahun 2015, MT(57) pekerjaan buruh dengan barang bukti satu paket sabu, KTG(38) pekerjaan pedagang baju, dan MHA (31) yang bekerja sebagai tukang pijat freelance. Alt