Malam Pelestarian Budaya STIKOM Bali

hutukmstik
GATRADEWATA – Sambut Hari Ulang Tahun Unit Kegiatan Mahasiswa – Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma(UKM-KMHD) ke VII, STMIK STIKOM Bali Gelar Malam Pelestarian Budaya di panggung terbuka Ardha Chandra, Art Center Denpasar Bali, pada 28 November 2016.

Dalam perayaan yang mengambil tema “Miyos Laku Budaya, Urip Laku Budaya, Darpani Laku Budaya” akan diisi dengan 150 kegiatan acara yang diisi oleh 85 persen dari mahasiswa STIKOM Bali.

I Putu Gede Yudi Pratama Ketua Umum UKM KMHD menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan pagelaran pertama yang digagas selama delapan bulan.

“Kegiatan ini untuk mengingatkan masyarakat luas tentang pentingnya melestarikan budaya yang kita miliki,” kata Yudi.

Acara yang memadukan Ilmu Teknologi dengan budaya lokal ini, juga diisi dengan dolanan/permainan tradisional, lagu anak-anak serta agenda budaya lainnya.

“Masyarakat yang datang dengan membawa serta anaknya, mereka akan menceritakan kepada anaknya bahwa inilah permainan jaman dahulu sebelum ada gadget,” lanjutnya.

Sedangkan untuk mahasiswa sendiri, setelah melihat pagelaran budaya, akan mendapatakan ide-ide untuk melestarikan budaya melalui IT atau membuat games dengan basic budaya.

“Orang luar saja cinta budaya kita, kenapa kita tidak,” akhir Yudi.

Sementara, Dr. Dadang Hermawan, Ketua STIKOM Bali mengatakan, kegiatan tersebut untuk melestarikan budaya yang dikawatirkan akan ditinggal di era IT.

“Ini salah satu inisiatif dari STIKOM Bali dalam melestarikan budaya itu melalui IT. Dan harapan kita, budaya yang dikemas secara menarik dalam bentuk visualisasi mampu merubah kegiatan anak-anak muda yang cenderung kearah negatif seperti geng motor yang menjadi perhatian kita semua, sehingga melalui ini bisa menghapus itu kearah lebih positif,” ungkap Dadang.

Acara tersebut, tidak hanya untuk kalangan dewasa saja, melainkan menyasar semua pihak. Mulai dari anak-anak hingga para orangtua. Dimana kegiatan ini, akan dihadiri 8.000 masyarakat dari segala usia.

Alt